Minggu, 22 April 2012

Kemampuan Android 4.0 (Ice Cream Sandwich) Season 2



Assalammu'alaikum Wr. Wb. 


Pagi sobat...hari minggu nich..saatnya bersantai ria dengan keluarga, sahabat dan teman-teman, masih ingat khan dengan yang saya posting kemarin dulu soal Android 4.0 alias Ice Cream Sandwich. Sesuai janji saya saat itu bahwa ulasan mengenai OS ini akan saya bagi menjadi 2 sesi...nah ini adalah sesi ke-2 atau yang terakhir...semoga sobat berkenan untuk informasi ini dan semoga bermanfaat.


Keyboard dan Input Teks

Keyboard pada Android 4.0 ini tidak luput dari update yang dilakukan oleh Google. Bentuknya keyboardnya terlihat sama, namun terdapat banyak sekali fungsi yang ditanamkan didalamnya. Dalam Android 4.0 terdapat pemeriksa ejaan, jadi apabila terdapat garis berwarna merah saat anda mengetik, hal tersebut mengindikasikan adanya kesalahan dalam mengeja dan selanjutnya akan terdapat saran untuk menggantinya. Terdapat kemajuan dalam pengoreksian secara otomatis, dimana hal tersebut terlihat dengan munculnya kemungkinan kata pada baris baru yang terdapat dibawah keyboard yang dapat juga anda pakai dan juga dapat mendeteksi kalimat, huruf atau spasi yang terketik duakali begitu juga dengan kesalahan lainnya. Untuk dapat mengganti kata yang salah eja, anda dapat melakukan double tap pada kata tersebut hingga tersorot/terblok lalu ganti dengan pilihan yang ditawarkan dari kamus. Anda masih dapat menambahkan kalimat anda sendiri pada kamus ponsel dan bahkan sekarang terdapat spellchecker (pengoreksi ejaan) serta kamus dari pihak ketiga yang telah mendukung Android versi ini.

Seperti pada sebelumnya, anda dapat juga memanfaatkan pengenalan suara guna mengetik untuk anda. Hanya saja untuk kali ini Mountain View memberikan peningkatan yang luar biasa terhadap mesin server agar dapat mendukung mesin penginputnya, Android 4.0 ini menawarkan pengenalan suara secara berkelanjutan, hal ini berarti bahwa mic yang ada akan terus mendengarkan suara anda dan akan memperbaharui pesan anda sesuai bicara anda. Pada Android versi sebelumnya anda harus menunggu sampai kalimat yang anda ucapkan benar-benar telah diproses oleh mesin.

Android 4.0 ini juga mampu memahami tanda baca, ini sangat menarik karena anda tidak harus membuat tanda tanya atau koma secara manual, cukup dengan hanya mengatakan “Koma” maka tanda baca tersebut akan muncul. Hal ini membuktikan bahwa fitur pengenalan suara telah mengalami peningkatan melebihi versi Gingerbread, meskipun ini masih jauh dari sempurna karena terkadang terdapat kesalahan kata yang dihasilkannya. Dikarenakan input suara masih dikendalikan oleh Google, sebuah koneksi data yang kuat merupakan suatu keharusan dalam rangka untuk dapat memanfaatkan layanan tersebut. Apabila tidak terdapat koneksi internet sama sekali maka fitur pengenalan suara ini tidak dapat bekerja sama sekali dan ikon pada keyboard akan berwarna abu-abu.



Kamera, Galeri dan Editor Media
Kamera/Camcorder UI
Bagi pengguna Gingerbread mungkin akan cepat terbiasa dalam menggunakan fitur kamera pada Android 4.0, karena tampilan dan nuansanya tampak tak tersentuh oleh perubahan yang dilakukan Google. Akan tetapi masih terdapat beberapa perbedaan tombol yang akan membuat anda merasa senang telah beralih pada Android 4.0 atau Ice Cream Sandwich.

Yang Paling sering ditonjolkan dalam iklan pada produk ini adalah kamera barunya. Saat anda menekan tombol pengambil gambar secara cepat, itu akan dapat menghasilkan gambar yang sangat singkat, namun hal tersebut tidak menjamin hasilnya akan baik. Untuk mendapatkan hasil yang baik, anda harus membiarkan satu atau dua detik kamera tersebut agar dapat fokus pada obyek yang akan anda ambil. Bicara soal ini, pengenalan wajah dan fokus, keduanya benar-benar dapat dilakukan oleh Android 4.0 ini.

Tambahan baru, pada fitur kamera ini terdapat menu geser untuk zoom disebelah kanan, menu ini menggantikan standar pilihan yang anda temukan pada Gingerbread. Untuk mengaktifkan modus panorama anda perlu menekan toggle yang terletak di pojok bawah kanan. Saat modus panorama telah aktif, anda perlu menekan tombol pengambil gambar, goyangkan ponsel anda kekiri dan kekanan dan setelah selesai tekan kembali tombol pengambilan gambar. Gambar yang telah anda ambil tadi akan tampak menempel bersama.

Saat merubah menjadi camcorder (dengan mengakses toggle yang terletak di bawah pojok kanan), anda akan memiliki beberapa item yang menarik untuk anda gunakan. Yang pertama adalah visual efek, dimana dapat anda tambahkan saat anda merekam. Efek ini dapat melakukan distorsi pada wajah seperti membuat mata yang menakutkan, wajah yang tergencet, membuat mulut yang lebar atau membuat gambar background dibelakang orang yang anda rekam, seperti pada layar hijau pada film-film. Fitur terbaru lainnya adalah pilihan selang waktu.









Galeri dan Foto Editor
Seiring dengan andanya desain ulang yang ada, sekarang foto galeri dilengkapi dengan editor. Dengan adanya editor tersebut anda dapat dengan mudah memotong gambar, menambahkan efek dan filter, memutan dan membalik gambar. Sayangnya, hasil edit gambar tidak dapat disimpan dengan mengganti yang lama/menimpa gambar aslinya.

Movie Studio
Movie Studio yang terdapat pada Honeycomb telah berpindah ke Ice Cream Sandwich, ini sangat ideal bagi anda untuk membuat video klip kecil dari ponsel dari pada harus melakukannya melalui computer. Anda dapat menggabungkan video, memperpendek atau memperpanjang setiap klip, merubah trek musik sesuai pilihan anda. Ini sangat sederhana namun sayangnya disini tidak memiliki fitur yang banyak. Untuk menjadi ponsel yang hebat, diharapkan memiliki alat pengeditan yang lengkap sehingga perangkat Android ini dapat menjadi mesin pembuat film secara utuh.

Android Beam
Fitur Android Beam diperkenalkan pada Ice Cream Sandwich ini, diharapkan dengan adanya hal baru ini dapat membuat masyarakat lebih terbantu dengan adanya teknologi. Android  Beam ini dapat membantu pengguna dalam berbagi aplikasi, URLs, videos, kontak dan informasi. Berikut contoh kecil mudahnya hal ini dapat dilakukan : cari isi atau informasi yang ingin anda bagi, taruh ponsel kamu berhadapan dengan ponsel lainnya dan Android Beam akan meminta anda untuk menyentuh layar untuk memulai transfer data. Tidak terdengar suara apapun saat melakukan transfer dari satu ponsel ke yang lainya dengan menggunakan fitur ini.

Meskipun tidak ada pengujian untuk mengetahui kemampuan dari fitur ini, paling tidak fitur dapat membuktikan bahwa dia dapat bekerja dengan baik dan pastiya dapat anda andalkan untuk berbagi dengan teman, saudara dan kolega anda.



Lain-Lain
Memonitor Data
Data manajemen pada Gingerbread merupakan pengambilan satu atau dua potong dari ruang virtual yang berharga, namun pada Ice Cream Sandwich memberikan anda keleluasaan untuk mengakses penggunaan data secara keseluhan, selain itu terdapat peringatan bagi anda apabila telah melampaui batas penggunaan yang telah anda setting sendiri. Sebagai contoh anda telah mengatur untuk penggunaan data sebesar 2GB dan anda juga dapat mengatur pemberitahuan apabila penggunaanya telah mencapai 1.5GB.




Screenshot
Screenshot merupakan suatu kemampuan tambahan yang terdapat pada Ice Cream Sandwich. Tidak seperti pada Gingerbread, hal ini bisa dibilang tidak mungkin dilakukannya. Pada Android sebelumnya, untuk melakukan screenshot merupakan suatu proses yang panjang dimana  melibatkan computer untuk mendapatkan hasilnya.

Dengan Ice Cream Sandwich anda cukup tahan tombol layar / tombol power dan tombol bawah volume sekitar satu detik. Secara ajaib akan langsung masuk dalam folder screenshot dan anda dapat dengan mudah men-drag serta menaruh file tersebut kedalam komputer

Menonaktifkan Aplikasi Yang Tidak Diinginkan
Yup..itu bukanlah hal tidak mungkin, di Ice Cream Sandwich sepertinya semua dapat dilakukan termasuk menonaktifkan aplikasi yang tidak anda inginkan dan itu tidak hanya satu atau dua aplikasi saja, namun hampir semua aplikasi yang terdapat pada ponsel dapat anda nonaktifkan. Aplikasi yang anda nonaktifkan tidak akan hilang, ia akan tetap berapa pada ponsel anda, jadi anda tidak perlu takut bila sewaktu-waktu memerlukannya anda dapat mengaktifkannya kembali.

Kejutan Dari Ice Cream Sandwich
Banyak orang-orang pintar dalam tim Android yang selalu memberikan satu kejutan dalam setiap seri Android yang dilempar kepasaran. Sebagai contoh pada Gingerbread yang menyembunyikan gambar “zombie art” yang dibuat oleh Jack Larson dan fitur Honeycomb yaitu berupa seekor lebah. Melanjutkan tradisi tersebut, maka pada Ice Cream Sandwich terdapat gambar berupa robot yang berpakaian yang dapat berubah ukuran saat anda menekannya lama sampai berubah menjadi sebuah animasi bergaya Nyan Cat. Banyak orang menyukai kejutan-kejutan seperti ini, namun sekarang hal tersebut tidak lagi disembunyikan, anda dapat dengan mudah menemukannya dengan melihatnya di fitur “About Phone” pada menu pengaturan dan tekan versi Android berulang kali sampai gambar robotnya muncul. Nah..kini bukan rahasia lagi kan…kini sobat sudah mengetahui salah satu kejutannya.

Kejutan kedua dari Ice Cream Sandwich adalah Rocket Launcher, untuk kejutan yang ini benar-benar dirahasiakan oleh tim Android selain itu membutuhkan sedikit trik untuk mengaktifkannya. Rocket Launcher ini tampak seperti screen saver, ia menampilkan semua aplikasi yang anda install secara melayang-layang dengan kecepatan dan sudut yang berbeda-beda.Gimana penasaran, pengaktifan Rocket Launcher dengan Ice Cream Sandwich adalah sebagai berikut : unduh/download dan install Launcher Pro pada perangkat anda, masuk ke menu peluncur widget standar dan cari “activities”. Drag dan taruh widget kedalam layar utama/home anda dan sebuah daftar panjang akan muncul. Cari dan pilih “launcher” dan Rocket Launcher akan berada diluar. Saat pertama kali anda menggunakannya, program ini tidak akan berjalan dengan semestinya. Cobalah untuk keluar terlebih dahulu kemudian anda masuk kembali dan anda akan melihat icon melayang dengan cepat melewati layar dari berbagai arah.



Kegagalan dan Kekurangan
Flash Player
Keputusan yang diambil oleh Adobe baru-baru ini untuk menghentikan untuk memproduksi Flash untuk ponsel sepertinya telah mempengaruhi Ice Cream Sandwich, meskipun demikian perusahaan software tersebut memastikan bahwa masih memiliki satu update yang tersisa dan dipastikan untuk mendukung Ice Cream Sandwich ini sebelum akhir tahun.

Terdapat solusi bagi sobat jika ingin update Flash, meskipun hal ini kurang memuaskan. Masih terdapat Flash Player 11.1 APK yang dapat dipasang pada Galaxy Nexus, sayangnya ini tidak dapat berjalan sesuai yang diharapkan karena ini hanya dapat bekerja pada beberapa situs saja. Meskipun demikian hal ini patut untuk dicoba bukan….

Sinkronisasi Facebook
Saat masuk pada jejaring sosial menggunakan Ice Cream Sandwich, tampak terdapat perangkat lunak yang sedikit terbelakang. Kontak yang terdapat pada Facebook tidak dapat disinkronisasi ke dalam buku alamat atau aplikasi People. Saat anda mencoba mengakses akun anda melalui menu mengaturan, anda akan menemukan daftar pilihan Facebook, hanya saja saat anda memilihnya itu hanya akan membawa anda kembali kelayar sebelumnya. Pada akhirnya kita hanya berharap bahwa ini dapat bekerja sesuai angan-angan kita pada saatnya nanti.

Aplikasi Warisan
Sobat tidak perlu terkejut karena banyak aplikasi warisan yang dioptimalkan untuk Android versi sebelumnya tidak dapat berjalan dengan baik saat di aplikasikan pada Ice Cream Sandwich, setidaknya hal ini tidak akan berlangsung lama. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar pengembang aplikasi baru mulai untuk mengupdate aplikasi mereka agar dapat bekerja dengan Ice Cream Sandwich.

Incentria


Google Wallet Belum Tersedia
Google Wallet merupakan sebuah layanan pembayaran berbasis NFC yang sebelumnya tersedia pada Samsung Nexus S 4G dihilangkan pada Galaxy Nexus ini. Mungkin fitur ini akan muncul pada beberapa ponsel lain yang ber-OS
Ice Cream Sandwich, saat mengetahui tidak adanya fitur tersebut Google masih tetap tenang.

Penyimpanan Melalui USB
Pada awalnya banyak yang mengira penyimpanan melalui USB tidak dapat dilakukan dan hanya mendukung transfer file malalui MTP/PTP. Asumsi awal adalah hal tersebut merupakan pembatasan dari Ice Cream Sandwich itu sendiri, namun ternyata sebenarnya Android versi baru ini sebenarnya mendukung hal tersebut namun sayangnya pada perangkat Galaxy Nexus tidak disediakan dan ini menjadi kekurangan dari gadget tersebut

WiFi Direct
WiFi Direch merupakan sebuah konsep baru untuk ponsel, ini merupakan salah satu yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Pada dasarnya teknologi yang ada memungkinkan bagi sebuah perangkat untuk dapat terhubung antara satu dengan lainnya secara langsung tanpa memerlukan router atau koneksi internet sebagai penghubungnya. Dengan kata lain, ini memberikan suatu metode yang lain untuk Android anda dalam berbagi gambar, file atau sesuatu yang lain dengan komputer anda. Selain itu anda juga dapat terhubung dengan sekelompok gamer, media streaming dari ponsel Ice Cream Sandwich anda ke audio player, cetak file dan sebagainya

Akselerasi Hardware
Akselerasi Hardware merupakan sebuah fitur polihan yang dibuat untuk produk tablet berbasis Honeycomb, kemudian diperluas pemakaiannya dengan ponsel berbasis Ice Cream Sandiwich. Google telah menambahkan kinerjanya agar dapat mendukung akselerasi hardware pada kedua versi Androidnya tersebut, sehingga para pengembang dapat mengaktifkannya pada aplikasi yang mereka buat hanya dengan menambahkan satu baris kode.

Profil Bluetooth
Google tidak melupakan untuk melengkapi OS-nya agar dapat mendukung koneksi melalui perangkat Bluetooth Health Device Profile (HDP), ini artinya bahwa Ice Cream Sandwich juga mampu untuk terhubung ke monitor jantung, sensor yang ada pada rumah sakit dan segala macam perangkat rumah sakit yang nirkable/wireless. Selain itu juga Ice Cream Sandwich ini mendukung layanan Bluetooth Hands Free Profile 1.6.

USB Game Controller dan HDMI Support
Kemungkinan masa depan dari game konsol akan menjadi sebuah mesin yang tidak berdiri sendiri-sendiri, akan tetapi ponsel yang akan terhubung pada TV melalui HDMI. Hal ini dapat dimungkinkan dengan adanya dukungan Ice Cream Sandwich untuk pengontrol game USB dengan menggunakan sebuah USB ke adaptor microUSB, tentu saja HDMI akan bersamaan dengan itu. Sebelumnya ini hanya dapat dilakukan oleh table berbasis Honeycomb, namun ini untuk pertama kalinya dilakukan oleh ponsel Android.

Visual Voicemail
Sedikit muncul kebingungan saat Samsung Galaxy Nexus muncul dengan meniadakan visual voicemail, dimana pada awalnya terdapat kabar bahwa fitur tersebut akan ada pada Ice Cream Sandwich. Dengan adanya sedikit klarifikasi dari Google bahwa fitur tersebut sebenarnya masih ada, hanya saja terkubur di Ice Cream Sandwich dalam bentuk API (Aplication Programming Interface). Dengan cara tersebut diharapkan pengembang dapat bekerjasama dengan operator atau pihak ketiga lainnya untuk mendapatkan keuntungan dengan adanya hal tersebut.





Aksesbilitas
Ice Cream Sandwich telah membuat beberapa kemajuan pada aksesbilitasnya. Android versi ini membawa anda untuk dapat menjelajah dengan modus sentuhan baru yang menawarkan umpan balik pada setiap layar yang anda sentuh. Menyentuh sebuah ikon misalnya, ponsel akan memberitahu apa yang anda sentuh, namun itu tidak akan aktif jika tidak anda sentuh untuk kedua kalinya.

Sebuah cript web berbasis pembaca layar pada penjelajah internet dapat membaca isi dan membantu pengguna dalam menavigasi situs. Sekarang dapat dilakukan perubahan ukuran font dan memutar layar.

Para pengembang diberikan kemudahan dalam mengakses API, seperti Text to Speech dan menjelajah dengan sentuhan.

Sensor
Ice Cream Sandwich muncul dengan mendukung 2 sensor baru yaitu suhu lingkungan dan kelembaban. Hal ini menunjukkan bahwa OS ini selangkah lebih dengan untuk dapat merubah ponsel kita menjadi tricorder.

API Lain Yang Ada Pada Ice Cream Sandwich
Tambahan API (Aplication Programming Interface) untuk camera memberikan akses untuk dapat fokus secara terus menerus, paparan ZSL, memperbesar gambar dan bahkan menawarkan kemampuan untuk menangkap foto beresolusi tinggi saat mengambil video. Aplikasinya juga dapat menentukan lokasi and lalu mengatur yang ada sekarang juga dapat menyesuaikan eksposur serta menyeimbangkan warna putih secara dinamis sesuai dengan lokasi itu sendiri.  

Selain itu terdapat API baru untuk aplikasi jejaring sosial, sehingga hal tersebut memberikan kesempakan kepada pihak ke tiga untuk dapat melakukan integrasi ke dalam buku alamat. Satu lagi API yang dapat digunakan untuk kalender, Android Beam, media streaming tingkat rendah dan remote kontrol audio.
Honeycomb API
Terdapat banyak sekali elemen yang diperkenalkan pada Android seri Honeycomb, namun hal tersebut tidak dihilangkan pada Ice Cream Sandwich ini. Untuk melengkapi fitur yang ada, dalam Ice Cream Sandwich ditambahkan fitur script grafis 3D, HTTP live streaming, peningkatan layar yang mendukung API, property yang berbasis animasi, file transfer file melalui MTP/PTP (Media Transfer Protokol/Picture Transfer Protokol)

Ringkasan
Sebelum menutup ulasan untuk Ice Cream Sandwich ini, ada baiknya saya akhiri dengan beberapa ringkasan berikut ini.

Bagi sebagian orang mungkin berfikir bahwa Ice Cream Sandwich ini bukanlah sebuah update OS Android terbesar sejak kelarihannya, pemekiran tersebut sebenarnya sebuah kesalahan karena fitur yang tertanam didalam dan adanya perubahan UI-nya sendiri akan dapat membuat anda terperangah. Yup…karena ini merupakan hal yang modern dan sangatlah menyegarkan, bagi penggunanya, OS ini akan terasa lebih halus dari pendahulunya. Bagi pengguna baru yang menggunakan perangkat Google ini tak akan pernah merasakan hal yang serupa dengannya saat menggunakan OS lainnya. Terlepas dari semuanya, ini akan seperti air yang mengalir sangat cepat dan mendorong para produsen untuk membuat berbagai macam pilihan perangkat.

Fitur antarmukanya belum bisa dikatakan sempurna dan beberapa fitur masih terasa memakai Beta, namun Ice Cream Sandwich muncul untuk melakukan apa yang ditetapkan untuk dilakukan, seperti menggabungkan dua terbaik dunia kedalam suatu paket yang atraktif. Ini merupakan OS yang menawan, yang menawarkan performa yang bagus dan yang terpenting adalah anda akan merasa tidak ketinggalan teknologi saat memilikinya.  Ice Cream Sandwich seperti sebuah evolusi yang alami untuk Android dan mungkin ini merupakan sebuah awal dari banyak perubahan yang mungkin akan terjadi di masa depan.


Ok sobat saya cukupkan informasi mengenai OS Android 4.0 ini, terus ikuti informas di blog ini, jangan lewatkan informasi yang lainnya. Tetap semagat...jangan lupa untuk istirahat, meskipun hari libur jangan terlalu diforsir karena besok kita masih beraktifitas seperti biasa.


Wassalammu'alaikum Wr. Wb. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...