Jumat, 03 Desember 2010

Netbook ASUS Eee PC 1015PN

Setelah beberapa kali mem-posting gadget-gadget yang seru, kali ini saya membidik produk laptop mini ASUS yang baru. ASUS memang dikenal paling banyak menggulirkan berbagai variasi laptop yang sama. Banyak produk yang dihasilkan mulai model PEs, PNs, UCs, UFs, dan masih banyak lagi lainnya dan biasanya tidak terlalu mahal, seperti pada model barunya ini yaitu Eee PC 1015PN dipatok dengan harga USD 430 saat dilemparkan ke pasar Produk baru ini memiliki system yang lumayan baik jika dibandingkan dengan model 1015 lainnya atau 1215 yang telah ada lebih dulu dipasar dunia.

Eee PC 1015PN ini memiliki rangka (kaya’ motor aja pake rangka) yang sama dengan model 1015PE, tapi perbedaannya saat kita melongok kedalam adalah ini merupakan netbook pertama yang membenamkan produk prosessor terbaru yaitu dual core N550 & NVIDIA Ion sebagai grafisnya…ok ga’ tu

Boleh dibilang ini merupakan netbook Atom 10 inch yang kuat yang pernah memukul pasar gadget. Jadi ingin tahu khan tenang aja, disini bakalan kita ulas tuntas…tas..tas..tas, tapi setelah pesan-pesan berikut ini…

Jadi tidak sabar ya…simak baik-baik jangan sampai terlewat sedikitpun membacanya, kalo kelewat..jadi rugi lho. Saya persembahkan Eee PC 1015PN untuk sobat Asuransi Hot News semua…tetap dichannel ini ya..

Melihat dan Merasakan

Jika Anda telah melihat salah satu dari netbook baru dari ASUS, model 1015PN akan terasa terlihat sangat familier. 1015PN memiliki kelembutan yang sama dengan model 1015PE dan 1215N saat disentuh. Pada bagian luar, ASUS tidak lagi memberikan sentuhan glossy (mengkilap), namun masih ada beberapa permukaan mengkilap yang masih ada pada model ini seperti pada panel layar lebar dan dek keyboard yang masih nyaman untuk digunakan mengetik. Jelas, beberapa orang memang lebih suka desain tipis dari model 1018P, tapi meskipun basis model 1015PN lebih tebal dan memiliki tebal 1.4 inch dengan berat 2.8 pon masih cocok bila ditaruh di dalam tas rangsel. Baterai enam sel yang ditanamkan tidak begitu menonjol, namun lumayan baik dengan adanya keyboard props up. Desainnya cukup bagus pada saat ini, serta mungkin saatnya untuk membeli yang baru, untuk netbook seharga USD 430 gadget ini sepadan dengan harganya.

Terdapat sekitar tiga port USB bersama dengan Ethernet di sekeliling netbook, HDMI dan jack VGA. Pada tepi kanan terdapat media card reader 4-in-1, headphone dan mic / headphone socket. Secara keseluruhan model ini dibalut dengan system plastic yang berkualitas berstandar ASUS, serasa tahan akan goresan dan benturan, tapi masih terasa seperti mainan jika dibandingkan dengan Nokia Booklet 3G atau MacBook Air 11.6 inch.

Keyboard, Touchpad, dan Layar

Keyboard chiclet di 1015PN identik dengan model 1015PE dan dalam hal ini sebagian besar netbook lainnya yang telah diproduksi oleh ASUS pada akhir tahun ini. Kunci matte yang nyaman dan memberikan umpan balik yang bagus saat mengetik. Anda akan dibiasakan dengan tombol Shift kanan yang diperkecil dari ukuran standarnya. Panel flex hampir tidak sebanyak pada model 1215N, tapi masih sedikit membungkuk. Keyboard model seperti ini bukanlah keyboard netbook yang terbaik yang ada dipasar gadget, keyboard terbaik masih dipegang oleh Mini Toshiba NB305 atau HP Mini 5103.

Touchpad luas dilapisi plastik halus yang sama seperti tutup dan tempat telapak tangannya – type touchpad seperti ini kurang nyaman bila dibandingkan dengan model yang ada titik-titiknya yang pernah digunakan ASUS, tapi masih cukup nyaman di jari telunjuk. Tombol mouse tunggal sedikit lembek, tapi tentunya lebih baik dari batuan padat yang ada pada model 1018P.

Jika 1015PN dan 1015PE disandingkan bersama, kita akan bisa membedakannya dengan melihat satu hal dan satu hal itu adalah jenis layarnya, di 1015PN itulah yang membedakan. Layar 10.1 inch degnan resolusi 1024x600-LCD tidak dilapisi dengan lapisan mengkilap yang mengganggu, dan yang cukup besar. Adanya peningkatan pada tampilan panel-panel yang terletak disudut, saat layer dimiringkan tidak ada perubahan warna pada layer, juga saat merubah menjadi lebih terang tidak terjadi masalah apapun pada layer. Anda tidak pernah tahu yang bisa mengamati anda, 1015PN memiliki webcam VGA dengan penutup kamera slide-over. Speaker di bagian depan bawah sistem kurang nyaring akan tetapi cukup keras untuk didengarkan secara pribadi

Kinerja dan Grafis

Penjelasan mengenai kinerja gadget ini mungkin Anda tunggu, dan pada sesi ini bisa saja menjadi alasan kuat untuk anda membeli gadget ini dari pada gadget yang lainnya yang sama-sama menanamkan prosesor Intel Atom N550 1.5Ghz baru dan NVIDIA Ion graphic combo seperti pada netbook HP 5103 sehingga kinerjanya terasa sedikit lebih cepat. Pada model 1215N yang memakai prosessor Atom D525 yang memiliki RAM 2GB, masih bisa disamakan kecepatannya dengan model 1015PN ini meskipun hanya ditanamkan RAM 1GB. Meskipun demikian 1015PN mampu mengerjakan tugas-tugas yang biasa kita lakukan pada netbook diantaranya surfing web di Google Chrome, mengobrol di Trillian dan mengetik menggunakan Wordpad walaupun terdapat lag khas netbook saat membuka program. Jika ingin meng-upgrade RAM menjadi 2GB cukup membuka panel kecil di bagian bawah system. Model 1015PN ini memiliki hard drive 250GB dan 500GB WebStorage ASUS

Berikut adalah diagram perbandingan produk-produk netbook yang ada di pasar gadget

PCMarkVantage 3DMark06

ASUS Eee PC 1015PN (Atom N550, Ion 2) 1785 151/1495

ASUS Eee PC 1215N (Atom D525, Ion 2) 1942 181/2480

ASUS Eee PC 1201N (Atom N330, Ion) N/A 1555

ASUS Eee PC 1015PE (Atom N450) 1365 (PCMark05) 154

Dell Inspiron M101z (Athlon II Neo K325) 2572 1311

Acer Aspire One 721 (Athlon II Neo K125) 1814 1235

Lenovo IdeaPad U160 (Core i7 ULV) 3863 1175

Catatan: semakin tinggi skornya memiliki performa yang lebih baik.
Untuk Ion 2 netbook, nilai pertama mencerminkan skor dengan GPU saat power off, yang kedua saat kondisi menyala

Tentu saja, CPU tidak harus melakukan semuanya sendiri dan grafis NVIDIA Ion memang membantu dalam hal grafis secara intensif, seperti streaming Flash video dengan layar penuh, menonton konten lokal HD dan game ringan. Seperti pada 1215N, tolok ukur grafis terintegrasi Intel dan saingannya AMD ATI Radeon HD 4225 platform, yang ada dalam sistem yang sama seperti produk Acer Aspire One 521. Anda melihat diagram diatas bahwa 1015PN tidak memiliki skor setinggi 1215N pada 3DMark06 – model 1215N selain memiliki prosesor yang lebih cepat juga memiliki NVIDIA Ion versi lebih cepat untuk yang seri yang lebih besar yaitu 11.6 dan 12 inch. Namun, dengan GPU diaktifkan, mesin kecilnya tidak memiliki masalah saat dimainkan pada layar 1080p, tetapi juga pada HDTV 40 inch ketika kita tersambung itu melalui HDMI. Jika game adalah kehalian Anda, 1015PN dapat membuat kita mengambil pistol dan menembakkannya di dalam Battlefield Heroes di 28fps. Meskipun lamban saat loading game ini dan World of Warcraft – prosesornya tidak hanya dibuat untuk hal semacam ini.


Namun, tugas yang sebenarnya menyalakan GPU yang telah membuat kita semua dapat bekerja. Sedangkan generasi Ion berikutnya termasuk NVIDIA Optimus, yang secara otomatis beralih antara grafis terintegrasi dan grafis discrete tergantung pada program apa yang digunakan, 1015PN tidak mendukung NVIDIA Optimus karena dijalankan oleh Windows 7 Starter. (Rupanya starter tersebut tidak memungkinkan untuk perpindahan dinamis seperti itu dan ASUS memutuskan untuk menggunakan OS untuk menjaga biaya tidak naik) Hasilnya adalah sebuah pengalaman yang sangat tidak ketinggalan jaman, yang mengharuskan Anda untuk memilih grafis setelan yang Anda inginkan melalui panel perangkat lunak di atas, dan kemudian reboot setiap kali Anda ingin membuat perpindahan. Cukup dua menit (satu menit 30 detik lebih tepatnya) proses reboot yang benar-benar membuat kita tidak ingat kapan terakhir memiliki laptop yang mengharuskan kami untuk menutupnya hanya karena beralih prosesor grafis - log out mungkin, namun sebenarnya ditutup? sudah cukup lama rasanya. Ia dapat bekerja, dan menyelesaikan pekerjaannya, banyak orang akan merasakan hal yang sama dan mungkin tidak pernah berakhir dengan mengharuskan kita untuk merubah mode grafis.

Baterai dan Perangkat Lunak

Pada akhirnya, Anda dapat kehilangan masa hidup baterai lebih lama, yang sangat disayangkan saat GPU Ion diaktifkan, netbook dengan baterai 6 sel, baterai 56Wh hanya bertahan sekitar empat setengah jam setelah diisi. Jelas, saat beralih ke terintegrasi dan pada saat diuji dengan memainkan video, dimana memiliki waktu film yang standar dengan tingkat kecerahan layer 65 persen, baterai bertahan hingga 5 jam dan 53 menit.Tentu saja, itu tidak buruk jika dibandingkan dengan model 1215N yang hanya bertahan selama 5 jam dan 42 menit, tetapi lebih pendek jika dengan HP Mini 5103 yang bertahan selama 6 jam.

Berikut adalah diagram kemampuan baterai pada beberapa netbook

Ketahanan Battery (Jam)

ASUS Eee PC 1015PN (GPU on/off) 4:07 / 5:53

ASUS Eee PC 1018P 4:40

ASUS Eee PC 1215N 5:42

HP Mini 5103 6:10

ASUS Eee PC 1005PE 8:10

Toshiba Mini NB305 6:30

Acer Aspire One 521 4:02

Kita juga harus menyebutkan bahwa sistem tersebut akan sedikit lebih panas dari netbook lainnya - fentilasi kiri meniup udara hangat lebih sering dan sisi kiri bawah mesin menghangatkan kaki.

Tidak mengherankan, ASUS menanamkan mesin dengan perangkat lunak dan beberapa barang lainnya, termasuk perangkat lunak YouCam CyberLink dan jalan pintas ke layanan WiFi. Seiring dengan ciri khas model EeeDock, yang terkunci di atas layar, mesin dilengkapi dengan software mengedit foto ASUS Splendid dan beberapa permainan baru yang dapat didownload seperti Chicken Invaders 2, permainannya cukup menghibur. Ini juga dilengkapi dengan VIBE Fun Center, dimana ini dapat dikatakan kurang menyenangkan. Membutuhkan lebih dari satu menit meluncurkan perangkat lunak ini dan kemudian sekitar satu menit untuk mengakses perpustakaan musik dan konten video. Ada juga ASUS ExpressGate Claud yang secara langsung beroperasi saat OS-nya menyala, Anda dapat juga melakukan booting dengan menekan tombol lampu diatas keyboard.

Ringkasan

Tentu, 1015PN berbeda dari model 1015 lannya yang telah ada dipasar terlebih dahulu. Sementara 1015PN memiliki footprint yang lebih kecil dan daya tahan baterai sedikit lebih panjang dibanding model 1215N, prosesor yang sepertinya kurang kuat dan harus reboot setiap kali Anda ingin beralih di kartu grafis sehingga menimbulkan ketidaknyamanan yang serius. Jika Anda harus memiliki netbook 10.1 inch dengan grafis yang solid, 1015PN masih menjadi salah satu pilihan terbaik anda karena tidak ada yang memiliki kemampuan yang sama di luar sana – ada produk Acer yang berbandrol USD 330 model Acer 521 dengan menanamkan AMD Neo II dan ATI sebagai grafisnya, tapi jika Anda bukan penggemar Acer pasti tidak akan memilihnya. (Itu membuat kita bertanya-tanya mengapa ASUS tidak menanamkan prosesor AMD Neo di model 1015 ini. Ada produk ASUS dengan model 1015T, yang memiliki prosesor CPU AMD V105 CPU yang hasilnya lebih lambat). Sejujurnya yang saya sarankan adalah jika ingin memakai netbook yang memiliki sedikit power dengan ukuran 10.1 dengan kisaran harga USD 350 yang memiliki akselerator Broadcom Crystal HD yaitu model Eee PC 1005PR atau HP Mini 210. Jika anda memiliki uang cukup menambah USD 70, anda akan mendapatkan ASUS model 1215N dengan layar 12.1 inch.

Nah..sobat Asuransi Hot News begitulah keunggulan dan kekurangan netbook ASUS Eee PC 1015PN. Semua terserah kepada sobat semua mau beli yang mana agar nyaman digunakan dan tidak bikin kantong kosong…

Segitu infomasi gadget dari saya, semoga dapat membantu wawasan sobat semua.

Ehmm…minggu depan posting gadget apaan ya …kayaknya ada beberapa gadget baru nich..seperti Motorola Defy & Dell Inspiron Duo sepertinya oks banget

Ditunggu aja info gadget selanjutnya ya, jangan lupa komentarnya & klik iklannya ya…biar blog ini tetep exist….


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...