Rabu, 15 September 2010

11 Emiten Perusahaan Asuransi Tumbuh 30,87%

Kisruh pembayaran dana nasabah Bakrie Life tampaknya tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan asuransi yang dimiliki publik. Menurut data Biro Riset Infobank (birI), kinerja sebagian besar perusahaan asuransi go public naik pada 2009, baik dari segi aset, investasi, cadangan teknis, modal, maupun laba.

Yang stagnan adalah di premi. Ini mencerminkan begitu ketatnya persaingan dalam perebutan kue pasar di industri asuransi, terutama asuransi umum. Dari 11 emiten asuransi, 10 emiten adalah perusahaan asuransi umum.

Rata-rata indeks untuk saham perusahaan asuransi sepanjang 2009 turun dibandingkan dengan 2008. Penyebabnya, selain imbas krisis keuangan global, saham emiten asuransi relatif tidak likuid karena di samping jumlah emitennya sedikit, para pemegang sahamnya cenderung memilih menahan. Namun, pada 2010 saham emiten asuransi mulai naik seiring dengan terus membaiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Emiten perusahaan asuransi yang mengalami pertumbuhan laba cukup tinggi, antara lain Asuransi Harta Aman Pratama (AHAP) yang tumbuh 183,74%. Yang mengalami penurunan laba hanya satu perusahaan, yakni Asuransi Bintang. Tidak hanya laba, aset, investasi, cadangan teknis, kewajiban, dan premi bruto perusahaan asuransi ini juga jeblok.

Entah apa yang tengah dialami perusahaan asuransi kerugian tersebut. Selama 2009 Asuransi Bintang mengalami penurunan premi bruto yang dipicu oleh jalur distribusi broker. Produk yang mengalami penurunan premi terbesar adalah Terrorism & Sabotage (T/S) akibat terjadinya perubahan preferensi dari salah satu pelanggan besar yang menggunakan grup bisnisnya.

Tahun lalu Asuransi Bintang harus membayar klaim besar akibat peledakan bom di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta, yang memiliki exposure sebesar US$5 juta. Hingga hari ini Asuransi Bintang sudah membayar lebih kurang US$2,3 juta, dan interim payment pertama dilaksanakan di bawah satu bulan.

Ke depan mengingat perusahaan asuransi rata-rata kinerjanya membaik dengan laba yang meningkat, tidak menutup kemungkinan saham perusahaan asuransi di bursa akan terdongkrak. Dengan begitu, investor kembali melirik saham-saham perusahaan asuransi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...